Dunia Barcelona|
Real
Madrid, Real Betis, Real Valladolid, dll. Terkadang kita bingung akan
apakah arti dan darimana kata "real" dalam tim - tim sepak bola di
spanyol berasal. Berikut akan saya jelaskan beberapa contoh atau
definisi beserta contoh gambar yang membedakannya.
Lambang klub yang bernama depan real :
Real betis
Real madrid
Real sociedad
Real Zaragoza
Contoh gambar diatas merupakan beberapa tim yang menggunakan real. Sekarang bedakan dengan lambang klub lain:
Lambang klub yang tidak ada nama real nya:
Valencia
Barcelona
Perbedaan
yang paling mencolok dari beberapa lambang klub diatas adalah asesoris
diatas lambangnya. Yak tepat sekali.!. Pada tim dengan nama depan
"real" menggunakan asesoris mahkota raja. Mahkota tersebut merupakan
penghargaan raja spanyol kepada tim tersebut. Atau lebih tepatnya
merupakan sebuah gelar yang disematkan oleh raja spanyol.
Khusus
Real Madrid, nama aslinya Madrid Club de Fútbol. Oleh karena mendapat
izin atau mendapat gelar menggunakan nama real, akhirnya namanya
menjadi Real Madrid Futbol Club. Nama "real" tersebut disematkan oleh
Raja Alfonso XIII.
Begitulah arti dan darimana nama real didapat.
Salah
satu Ciri Khas dari sepak bola Spanyol adalah koneksi timnya dengan
politik. Ketika Tim Barcelona dan Tim Athletic sukses mewakili
nasionalitasnya terhadap daerah Catalonia sedangkan, Tim Madrid F.C
menjadi symbol pemerintahan sentral. Sebagai konsekwensinya. Raja
Spanyol, Alfonso XIII, memberikan Tim Madrid C.F. gelar “the Real”
(Royal) di tahun 1920
Di tahun 1921, Raja Alfonso XIII
mendukung Coup d’etat , pemberontakan, yang berakhir dengan melemahnya
system demokrasi di Spanyol terhadap diktaktor militer yang menjadi
ciri khas dari system sentralism dan penekanan terhadap kebudayaan
lainnya, dalam hal ini kebudayaan Catolonia dan Basque ditandai sebagai
musuh Pemerintah spanyol saat itu.
Sepak Bola adalah
olahraga yang besar di spanyol dan kebesarannya inilah membuat sepak
bola menjadi sarana politik di beberapa daerah penting di spanyol.
Ketika
Tim Real Madrid menikmati dukungan Raja Diktaktor Spanyol, F.C.
Barcelona ditekan oleh kekuatan militer karena mereka menegakan Simbol
Negara Catalonia di stadium tuanya, Stadium of Les Corts. Akar akar
inilah awal dari permusuhan terbesar di sejarah dunia persepakbolaan
spanyol .
Fascist Itali dan Nazi German, didukung oleh
Jendral Franco yang saat itu memegang peranan penting bagi pemerintahan
spanyol.penyebaran ideology fascism ke negara Eropa lainnya merupakan
sekutu penting dan berguna dimasa perang Eropa saat itu. Setelah perang
selama 3 tahun,Kelompok Fascism menguasai Spanyol. Presiden Republik
Barcelona, Josep Sunyo, telah di bunuh oleh tentara Fascist karena ide
politiknya.
Negara Fascist yang baru memaksa Tim Catalonia
mengganti nama tim mereka menjadi Barcelona F.C. Negara memaksak
Barcelona F.c. memakai identitas spanyol di tim mereka. Negara
menganggap Barcelona mengancam dan membayahakan institusi mereka dan
negarapun ikut mengatur pencalonan president di tim sepak bola
Barcelona yang biasanya dipilih secara demokrasi. Di waktu yang sama
bendera tim Catalan harus dihilangkan dari lambang tim sepak bola
Barcelona.
Banyak perubahan yang terjadi di Madrid saat
itu. Seperti pada umumnya yang terjadi dalam pemerintahan diktaktor,
olah raga adalah sarana propaganda yang baik untuk mempromosikan
kekuasaan.
Tim Real Madrid menjadi lambang inti dari
kekuasaan negara bagian Fascist, negara bagian yang paling berkuasa
atas Catalonia dan Basque Country, dengan system pemerintahan
sentralism. 40 Tahun pertama Sepak Bola di Spanyol di kuasai oleh Tim
Barcelona dan Athelic, tetapi sekarang keadaannya berubah.
Di
tahun 1943 ada berita yang menghebohkan sepakbola spanyol.Tim
Barcelona yang terbukti kuat di era itu dan telah memenangkan
pertandingan leg pertama Copa Spanyol di Les Cord dengan skor 3-0,mereka
diharuskan mengalah dipertandingan Leg kedua.Para pemain Barcelona dan
keluarga diancam akan dicelakai oleh polisi militer bila mereka tidak
mengalah. Pertandingan kedua berakhir dengan hasil yang aneh 11-1 untuk
kemenangan Real madrid. Negara Bagian Fascist tidak mentoleransikan
pertandingan yang di dominasi oleh Tim Barcelona,Tim yang tidak pernah
menyembunyikan identitas negara Cataloniannya.
Ketika
Kedua tim, Barcelona dan Real Madrid, tumbuh dan memerlukan stadium
besar, Tim real Madrid diberikan lahan di Santiago Bernabeu dan dapat
membangun stadiumnya dalam waktu 3 tahun sedangkan Tim Barcelona
project Camp Nou-nya di tunda selama 10 tahun. Hal yang sangat lah
penting bagi Tim sepak bola karena pendapatan utama mereka dalam setiap
dekade berasal dari penjualan tiket pertandingan sepak bola. Ketika
Real Madrid bisa menikmati stadium yang besar, Tim Barcelona harus
bermain di stadium tuanya, studum Les Cort.
Tim Barcelona
mendominasi liga spanyol selama 10 tahun terakhir berkat usaha
Ladislao Kubala dan juga Alfredo Di Stefano pemain yang mereka dapat
dari Argentina. Di saat yang bersamaan, Tim Real Madrid mengklaim bahwa
mereka telah menandatangi kontrak dengan Di Stefano. Isi surat
perjanjian ini ditentang oleh FIFA yang tidak mempunyai kekuasaan waktu
itu.
merasa respon mereka tidak didengar oleh
Fifa,Pemerintah Spanyol ikut campur tangan dan mereka membuat keputusan
yang aneh untuk memaksa Di Stefano bermain di Tim Madrid. Tim
Barcelona melihat ini sebagai suatu ancaman dan perusakan harga diri,
tetapi mereka harus melepaskan Di Stefano untuk bergabung ke Tim Real
Madrid setelah lagi-lagi mendapatkan tekanan dari negara.
Tim
Real Madrid adalah Tim sepakbola yang masih menganut ideology Fascist.
Tim Barcelona, tanpa stadium besarnya selama bertahun tahun, telah di
tekan oleh masalah ekonomi dan harus menjual pemain bintang mereka
seperti Luis Suarez untuk menyelamatkan klub dari kehancuran.
Di
Tahun 70-an, Tim Barcelona yang tidak pernah lagi memenangkan title
Liga selama 14 tahun mengontrak pemain asal belanda Johan Cruyff,
bintang besar saat itu. Tim Real Madrid mencoba ingin mengontrak ,
tetapi Johan Cruyff menolak untuk bergabung dan sebagai gerakan
pemberontakan dia menerima kontrak dari Tim Barcelona. Tetapi sekali
lagi pemerintah Spanyol turut campur dengan menolak ijin tinggal bagi
pemain Belanda ini sehingga dia gagal bertanding di tahun 1973 sampai
November 1974.
Di Tahun 1977, Konstitusi Spanyol mendukung
kembalinya demokrasi. dan ideology fascist harus dihancurkan! Spanish
FA adalah salah satunya.hebatnya, Pada saat itu Tim Real Madrid masih
bisa menikmati “bantuan” dari berbagai Pihak untuk beberapa tahun
berikutnya.
Di masa pemerintahan Ramón Mendoza dan Lorenzo
Sanz membawa dampak ekonomi yang jelek untuk Tim Real Madrid yang
hampir bangkrut. Ketika Florentino Pérez memenangkan kursi kepresidenan
tim Real madrid, dia setuju untuk bekerja sama dengan pemerintah
konservative untuk menyelamatkan Real Madrid dari kehancuran.
Atas dasar apa gelar real itu dikasih?? mungkin atas dasar politik, yang mana bisa memberi keuntungan untuk kerajaan spanyol..
PVB












