SELAMAT DATANG CULES...DI BLOG SAYA YANG SEDERHANA INI..TUNJUKAN PADA MEREKA BAHWA KITA FANS CATALONIA BLAUGRANA DAN KATAKAN PADA MEREKA BAHWA BARCA MES QUE UN CLUB VISCA BARCA..VISCA CATALONIA..

Minggu, 02 Februari 2014

5 Faktor Penyebab Kekalahan Barcelona



Barcelona menelan kekalahan pertama sejak pekan ke-34 La Liga musim 2011/12. Ketika itu, Barcelona kalah 1-3 dari Madrid dan Josep Guardiola masih menjadi pelatih. Kini, momen buruk itu terulang kembali.

Lionel Messi dan kawan-kawan gagal menjinakkan Valencia sehingga menelan kekalahan kedua musim ini. Sebelumnya, Barcelona menelan kekalahan 0-1 dari Bilbao di San Mames. Banyak kesalahan yang dilakukan pemain Barcelona sehingga bisa dipermalukan Valencia 2-3. Utamanya di babak kedua ketika Valencia mampu mencetak dua gol dengan skema gol yang sama yaitu serangan dari sayap.
Apa saja faktor penyebab kekalahan Barcelona? Berikut Marca.com memberikan analisanya:
1.Tak Secepatnya Tambah Gol di Babak Pertama
Barcelona tampil sangat bagus di 30 menit babak pertama. Mereka berhasil mengontrol bola, passing cepat dan selalu berada di pertahanan lawan. Masalahnya, Barcelona tidak memanfaatkan dominasi itu untuk kembali menambah gol usai Alexis Sanchez mencetak gol di menit ke-7.
2.Messi dkk Kendurkan Serangan Usai 30 Menit
Pemain Barcelona seperti sudah puas ketika skor 1-0. Maka itu, Barcelona mulai lebih banyak menunggu bola. Hanya saja, pemain yang terlalu percaya diri itu mulai membuat kesalahan dan Valencia menyamakan kedudukan sebelum babak pertama usai.
3.Pertahanan Barcelona seperti Saringan
Gol kedua Valencia terjadi berkat lengahnya pertahanan Barcelona. Pablo Piatti (tinggi 1,63 meter) mampu kalahkan Diego Alves saat berebut bola di udara. Alves bahkan terlihat tidak melompat untuk merebut bola itu. Sedangkan gol ketika berkat kelihaian Sofian Feghoulli melewati empat bek Barcelona. Valencia kejutkan Barcelona dengan umpan-umpan tarik.
4.Barcelona Sekali Lagi Tak Mampu Bereaksi
Kondisi ini sempat terjadi ketika melawan Glasgow Celtic dan Athletic Bilbao. Barcelona gagal memberi reaksi setelah tertinggal. Barcelona nyaris tak membuat peluang gol. Hanya ada peluang Lionel Messi yang gagal menggunakan kaki kanannya.
5.Tata Martino Tidak Maksimalkan Pemain Cadangan
Pelatih asal Argentina itu hanya melakukan dua pergantian. Dia tak sempat melakukan pergantian ketiga, meski timnya sedang tertinggal dan kehilangan satu pemain gara-gara kartu merah Jordi Alba. (Def)

Senin, 20 Januari 2014

Pengertian nama "real" pada klub-klub sepakbola spanyol

Dunia Barcelona|

Real Madrid, Real Betis, Real Valladolid, dll. Terkadang kita bingung akan apakah arti dan darimana kata "real" dalam tim - tim sepak bola di spanyol berasal. Berikut akan saya jelaskan beberapa contoh atau definisi beserta contoh gambar yang membedakannya.

Lambang klub yang bernama depan real :
Real betis


Real madrid


Real sociedad


Real Zaragoza



Contoh gambar diatas merupakan beberapa tim yang menggunakan real. Sekarang bedakan dengan lambang klub lain:

Lambang klub yang tidak ada nama real nya:

Valencia


Barcelona



Perbedaan yang paling mencolok dari beberapa lambang klub diatas adalah asesoris diatas lambangnya. Yak tepat sekali.!. Pada tim dengan nama depan "real" menggunakan asesoris mahkota raja. Mahkota tersebut merupakan penghargaan raja spanyol kepada tim tersebut. Atau lebih tepatnya merupakan sebuah gelar yang disematkan oleh raja spanyol.

Khusus Real Madrid, nama aslinya Madrid Club de Fútbol. Oleh karena mendapat izin atau mendapat gelar menggunakan nama real, akhirnya namanya menjadi Real Madrid Futbol Club. Nama "real" tersebut disematkan oleh Raja Alfonso XIII.

Begitulah arti dan darimana nama real didapat.




Salah satu Ciri Khas dari sepak bola Spanyol adalah koneksi timnya dengan politik. Ketika Tim Barcelona dan Tim Athletic sukses mewakili nasionalitasnya terhadap daerah Catalonia sedangkan, Tim Madrid F.C menjadi symbol pemerintahan sentral. Sebagai konsekwensinya. Raja Spanyol, Alfonso XIII, memberikan Tim Madrid C.F. gelar “the Real” (Royal) di tahun 1920

Di tahun 1921, Raja Alfonso XIII mendukung Coup d’etat , pemberontakan, yang berakhir dengan melemahnya system demokrasi di Spanyol terhadap diktaktor militer yang menjadi ciri khas dari system sentralism dan penekanan terhadap kebudayaan lainnya, dalam hal ini kebudayaan Catolonia dan Basque ditandai sebagai musuh Pemerintah spanyol saat itu.

Sepak Bola adalah olahraga yang besar di spanyol dan kebesarannya inilah membuat sepak bola menjadi sarana politik di beberapa daerah penting di spanyol.

Ketika Tim Real Madrid menikmati dukungan Raja Diktaktor Spanyol, F.C. Barcelona ditekan oleh kekuatan militer karena mereka menegakan Simbol Negara Catalonia di stadium tuanya, Stadium of Les Corts. Akar akar inilah awal dari permusuhan terbesar di sejarah dunia persepakbolaan spanyol .

Fascist Itali dan Nazi German, didukung oleh Jendral Franco yang saat itu memegang peranan penting bagi pemerintahan spanyol.penyebaran ideology fascism ke negara Eropa lainnya merupakan sekutu penting dan berguna dimasa perang Eropa saat itu. Setelah perang selama 3 tahun,Kelompok Fascism menguasai Spanyol. Presiden Republik Barcelona, Josep Sunyo, telah di bunuh oleh tentara Fascist karena ide politiknya.

Negara Fascist yang baru memaksa Tim Catalonia mengganti nama tim mereka menjadi Barcelona F.C. Negara memaksak Barcelona F.c. memakai identitas spanyol di tim mereka. Negara menganggap Barcelona mengancam dan membayahakan institusi mereka dan negarapun ikut mengatur pencalonan president di tim sepak bola Barcelona yang biasanya dipilih secara demokrasi. Di waktu yang sama bendera tim Catalan harus dihilangkan dari lambang tim sepak bola Barcelona.

Banyak perubahan yang terjadi di Madrid saat itu. Seperti pada umumnya yang terjadi dalam pemerintahan diktaktor, olah raga adalah sarana propaganda yang baik untuk mempromosikan kekuasaan.

Tim Real Madrid menjadi lambang inti dari kekuasaan negara bagian Fascist, negara bagian yang paling berkuasa atas Catalonia dan Basque Country, dengan system pemerintahan sentralism. 40 Tahun pertama Sepak Bola di Spanyol di kuasai oleh Tim Barcelona dan Athelic, tetapi sekarang keadaannya berubah.

Di tahun 1943 ada berita yang menghebohkan sepakbola spanyol.Tim Barcelona yang terbukti kuat di era itu dan telah memenangkan pertandingan leg pertama Copa Spanyol di Les Cord dengan skor 3-0,mereka diharuskan mengalah dipertandingan Leg kedua.Para pemain Barcelona dan keluarga diancam akan dicelakai oleh polisi militer bila mereka tidak mengalah. Pertandingan kedua berakhir dengan hasil yang aneh 11-1 untuk kemenangan Real madrid. Negara Bagian Fascist tidak mentoleransikan pertandingan yang di dominasi oleh Tim Barcelona,Tim yang tidak pernah menyembunyikan identitas negara Cataloniannya.

Ketika Kedua tim, Barcelona dan Real Madrid, tumbuh dan memerlukan stadium besar, Tim real Madrid diberikan lahan di Santiago Bernabeu dan dapat membangun stadiumnya dalam waktu 3 tahun sedangkan Tim Barcelona project Camp Nou-nya di tunda selama 10 tahun. Hal yang sangat lah penting bagi Tim sepak bola karena pendapatan utama mereka dalam setiap dekade berasal dari penjualan tiket pertandingan sepak bola. Ketika Real Madrid bisa menikmati stadium yang besar, Tim Barcelona harus bermain di stadium tuanya, studum Les Cort.

Tim Barcelona mendominasi liga spanyol selama 10 tahun terakhir berkat usaha Ladislao Kubala dan juga Alfredo Di Stefano pemain yang mereka dapat dari Argentina. Di saat yang bersamaan, Tim Real Madrid mengklaim bahwa mereka telah menandatangi kontrak dengan Di Stefano. Isi surat perjanjian ini ditentang oleh FIFA yang tidak mempunyai kekuasaan waktu itu.

merasa respon mereka tidak didengar oleh Fifa,Pemerintah Spanyol ikut campur tangan dan mereka membuat keputusan yang aneh untuk memaksa Di Stefano bermain di Tim Madrid. Tim Barcelona melihat ini sebagai suatu ancaman dan perusakan harga diri, tetapi mereka harus melepaskan Di Stefano untuk bergabung ke Tim Real Madrid setelah lagi-lagi mendapatkan tekanan dari negara.

Tim Real Madrid adalah Tim sepakbola yang masih menganut ideology Fascist. Tim Barcelona, tanpa stadium besarnya selama bertahun tahun, telah di tekan oleh masalah ekonomi dan harus menjual pemain bintang mereka seperti Luis Suarez untuk menyelamatkan klub dari kehancuran.

Di Tahun 70-an, Tim Barcelona yang tidak pernah lagi memenangkan title Liga selama 14 tahun mengontrak pemain asal belanda Johan Cruyff, bintang besar saat itu. Tim Real Madrid mencoba ingin mengontrak , tetapi Johan Cruyff menolak untuk bergabung dan sebagai gerakan pemberontakan dia menerima kontrak dari Tim Barcelona. Tetapi sekali lagi pemerintah Spanyol turut campur dengan menolak ijin tinggal bagi pemain Belanda ini sehingga dia gagal bertanding di tahun 1973 sampai November 1974.

Di Tahun 1977, Konstitusi Spanyol mendukung kembalinya demokrasi. dan ideology fascist harus dihancurkan! Spanish FA adalah salah satunya.hebatnya, Pada saat itu Tim Real Madrid masih bisa menikmati “bantuan” dari berbagai Pihak untuk beberapa tahun berikutnya.

Di masa pemerintahan Ramón Mendoza dan Lorenzo Sanz membawa dampak ekonomi yang jelek untuk Tim Real Madrid yang hampir bangkrut. Ketika Florentino Pérez memenangkan kursi kepresidenan tim Real madrid, dia setuju untuk bekerja sama dengan pemerintah konservative untuk menyelamatkan Real Madrid dari kehancuran.

Atas dasar apa gelar real itu dikasih?? mungkin atas dasar politik, yang mana bisa memberi keuntungan untuk kerajaan spanyol..

 PVB

Nama-nama Julukan Pemain Timnas Spanyol




Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah: ternyata banyak pemain Spanyol yang mendapatkan julukan khusus karena ukuran tubuh mereka yang tidak terlalu tinggi.
Yang kocak adalah Xavi Hernandez. Xavi mendapatkan panggilan “Pelopo” dari rekan-rekan setimnya di akademi Barcelona. Dan menurut Miguel Angel, rekannya di Barca yang membuat julukan tersebut, istilah “Pelopo” rupanya merujuk pada rambut yang tumbuh di salah satu bagian tubuh manusia. Bagian tubuh yang mana? Well, silakan tebak sendiri.


Fernando Torres, pemain yang mendapat sepatu emas di EURO 2012 ini, mendapat julukan El Nino oleh suporternya yang memiliki arti Si Bocah,
Xabi Alonso mendapatkan julukan “Dexter” karena ia mirip dengan tokoh protagonis di sebuah serial televisi. Sementara di Real Madrid, Xabi mendapat panggilan“Senor” karena gaya elegannya di dalam maupun di luar lapangan. Gerard Pique hanya dipanggil “Geri” yang merupakan kependekan dari namanya, sedangkan Sergio Ramos dipanggil “Cuqui”, panggilan sejak ia kecil dari keluarganya. Sementara itu, Andres Iniesta hanya dipanggil “Andrew” oleh rekan-rekannya di Barcelona.
Bagaimana dengan sang kapten, Iker Casillas? Karena posisinya sebagai kapten, ia sering dipanggil “El Capi” oleh rekan-rekan setimnya. Namun pers Spanyol sering memanggilnya “San Iker” karena ia pernah membuat keajaiban dengan menepis bola tendangan Arjen Robben menggunakan kaki. Namun di Real Madrid Casillas sering dipanggil sekaligus diolok-olok dengan panggilan “Culote”. Meski artinya adalah (maaf) pantat, namun di Spanyol istilah ini ditujukan untuk seseorang yang beruntung.
Cesc Fabregas dipanggil “Arquitecto” sejak ia kecil, mengacu tipe permainannya sebagai “arsitek” tim yang membangun permainan tim tersebut. Fernando Llorente dipanggil “Floris”, mengacu pada figur kartu permainan, meski pers memanggilnya “Rey Lion” alias Raja Singa. Pedro Rodriguez dipanggil “Pedrito”, sementara Javi Martinez dipanggil “Pura Sangre” alias “Darah Murni
David Silva mendapatkan panggilan “Pony” karena ukuran tubuhnya yang pendek. Sementara Juan Mata mendapatkan julukan “Pichonin”, istilah dari bahasa Asturia untuk burung merpati yang berukuran kecil atau masih muda. Lagi-lagi karena ukuran tubuhnya. Pemain lain yang mendapatkan julukan karena ukuran tubuh yang pendek adalah Santi Cazorla dan Jordi Alba. Cazorla mendapatkan istilah “Alf” atau “Alevin”, sementara Alba pernah mengakui ia dipanggil “Enano”alias “kerdil”.


Kebalikan dengan Silva, Mata, Cazorla, dan Alba, Raul Albiol mendapatkan julukan “Chori” karena tubuhnya yang tinggi kurus layaknya sosis Spanyol. Sementara Pepe Reina malah dipanggil “Gordo” yang artinya gendut, sedangkan Alvaro Arbeloa dipanggil “Robocop” karena ia banyak menghabiskan waktu berlatih di gym demi membangun tubuh dan meningkatkan stamina. Setidaknya ini lebih baik daripada panggilan Arbeloa yang lain, “Empano” atau “Tostadas”, sebuah julukan di Spanyol untuk orang yang sering bengong.


Victor Valdes dipanggil “Doble V” karena namanya yang menggunakan dua huru V, juga dijuluki “La pantera de Hospitalet”. Sementara muka-muka baru di timnas Spanyol seperti Alvaro Negredo dijuluki “El Tiburon”, selain juga dijuluki “La Fiera” atau “Negregol”. Sedangkan “Juanfran” merupakan panggilan dari juan fransisco Torres, yang juga dijuluki “Rayo McQueen”.




Daftar Pemain-Pemain Yang Berkhianat Di El-Clasico

Dari Madrid ke Barcelona


1.   Tahun 1905: Luciano Lizarraga
2.   Tahun 1965: Lucien Muller
3.   Tahun 1996: Luis Enrique


Dari Barcelona ke Madrid



1.   Tahun 1902: Alfonso Albeniz
2.
  Tahun 1906: Charles Wallace
3.
  Tahun 1906: Jose Quirante
4.   
Tahun 1911: Alfonso Albeniz
5.
  Tahun 1911: Arsenio Comamala
6.  
Tahun 1913: Walter Rozitsky
7.  
Tahun 1932: Josep Samitier
8.
  Tahun 1950: Alfonso Navarro
9.  
Tahun 1961: Justo Tejada
10.
Tahun 1962: Evaristo de Macedo
11.
Tahun 1965: Fernand Goyvaerts
12.
Tahun 1988: Bernd Schuster
13.
Tahun 1990: Luis Milla
14.
Tahun 1992: Fernando ”Nando” Munoz
15.
Tahun 1994: Michael Laudrup
16.
Tahun 2000: Luis Figo
17.
Tahun 2007: Javier Saviola

Sabtu, 18 Januari 2014

Prediksi Levante vs Barca 20 Januari 2014

Prediksi Levante vs BarcelonaPrediksi Bola Levante vs Barcelona – Prediksi Skor Levante vs Barcelona – Bursa Taruhan Levante vs Barcelona - Primer Liga Spanyol Levante vs Barcelona 20 Januari 2014 – kini Barcelona masih nyaman memimpin di puncak klasmen dengan mengumpulkan 50 poin dari 19 pertandinganya,Sementara Levante kini menempati di posisi tengangah dengan menempati di urutan 10 Levante berhasil mengoleksi 23 poin dari 19 pertandinganya,Meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, lawatan The Catalans ke Levante diyakini tak mengalami banyak kesulitan. Dari enam pertemuan terakhir, Barca tidak pernah kalah dari Levante.

Prediksi Levante vs Barca 20 Januari 2014 – Bahkan pada pertemuan pertama musim ini, Messi dkk menghancurkan tim Valencia tujuh gol tanpa balas, dengan La Pulga dan Pedro masing-masing menyumbang dua gol sisanya dibukukan Alexis Sanchez, Dani Alves dan pemain yang baru saja melakoni pertandingan ke-700 Xavi Hernandez.Lemahnya lini belakang tuan rumah, kebobolan 27 kali dari 19 pertandingan, bisa jadi santapan empuk untuk lini depan Barca terutama Messi yang sudah mencetak empat gol dalam 120 menit pertandingan tahun ini, atau rata-rata satu gol per 30 menit.Skuat Joaquin Caparros wajib lebih waspada karena gawang mereka termasuk favorit Messi. Dari 20 gol yang mengoyak jala Les Granotes, tujuh di antaranya hasil kreasi kapten Argentina.
Head To Head Levante vs Barcelona:
19 Agu 2013 Barcelona 7 – Levante UD 0 Primera Liga Spanyol
21 Apr 2013 Barcelona 1 – Levante UD 0 Primera Liga Spanyol
26 Nov 2012 Levante UD 0 – Barcelona 4 Primera Liga Spanyol
15 Apr 2012 Levante UD 1 – Barcelona 2 Primera Liga Spanyol
4  Des 2011 Barcelona 5 – Levante UD 0 Primera Liga Spanyol
Lima Pertandingan Terakhir Levante UD:
16 Jan 2014    Levante UD 1 – Rayo Vallecano 0    CDR
13 Jan 2014    Levante UD 1 – Málaga 0    LL
10 Jan 2014    Rayo Vallecano 0 – Levante UD 0    CDR
5 Jan 2014    Valencia 2 – Levante UD 0    LL
22 Des 2013    Atlético Madrid 3 – Levante UD 2    LL
Lima Pertandingan Terakhir Barcelona:
17 Jan 2014    Getafe 0 – Barcelona 2    CDR
12 Jan 2014    Atlético Madrid 0 – Barcelona 0    LL
9 Jan 2014    Barcelona 4 – Getafe 0    CDR
5 Jan 2014    Barcelona 4 – Elche 0    LL
22 Des 2013    Getafe 2 – Barcelona 5    LL
Prediksi Skor Levante vs Barcelona:1-3